Workshop Kewirausahaan Mahasiswa pada Perguruan Tinggi Swasta di Lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XIV 👁️️ 253
Workshop kewirausahaan yangdigagas oleh lembaga layananpendidikan tinggi LLDIKTI wilayah XIVmengusung konsep kewirausahaanmahasiswa pada perguruan tinggiswasta diikuti oleh 20 perguruan tinggiswasta se- Papua dan Papua Baratdalam rangka implementasi perguruantinggi swasta menjalankan kegiatanpembelajaran di luar program studiatau meraih prestasi tandas JefryMelkianus Rumbiak selaku fungsionalpengelola bahan informasi danpublikasi LLDIKTI wilayah XIV di lokasikegiatan Abepura Kota JayapuraProvinsi Papua Barat.
Pada Jum’at (14/6) kegiatan workshop kewirausahaan dibuka dengan opening ceremonial secara langsung oleh Akhmad Amirudin fungsional analisis organisasi perguruan tinggi sebagai tanda di mulainya kegiatan yang diikuti kurang lebih 50 peserta dengan latar belakang usaha dan baru memulai untuk membangun usaha. Di lanjutkan dengan materi yang dibawakan oleh Dr. Andri Irawan, M.Si. Dosen Universitas Yapis Papua sekaligus trainer dari ImpTrax salah satu lembaga penyedia pelatihan dan pengajaran keterampilan usaha bagi entrepreneur
di kota Jayapura.
Bagaimana cara mengembangkanusaha dan kiat-kiat suksesberwirausaha di sampaika oleh bapakDr. Andri, faktor pendukung sepertikarakteristik pemilik usaha, produk,jaringan bisnis dan iklim usahamerupakan hal-hal yang harusdierhatikan, termasuk faktorpenghambat seperti prosedurperizinan, tingginya suku bunga dankurang kemampuan mengakses pasar.Lanjut beliau menekankan kepadapeserta untuk memperhatikanBusiness Incubator yang didalamnyaterdapat prinsip WOOPS (Wish,Outcome, Obstacle, Plan), designSprint agar memahami proses yangdisebabkan dari hadirnya sebuahmasalah sehingga menghadirkansoulusi dan Fishbone diagram untukmemecahkan usaha yang terkendalafaktor tertentu. Materi dibawakandengan saling berinteraksi antarpeserta, hal ini dibuktikan melaluipeserta dibagai menjadi beberapakelompok yang beranggotakan 4-5orang acak dari perguruan tinggi. Sayaberkesempatan untuk tergabung dalamkelompok 1 yang membahas temakebudayaan, disitu saya dan teman-teman membedah terkait degradasibudaya khususnya pakaian adat PapuaYang kurang eksis, lanjutan dari hasildiskusi kami adalah presentasidihadapan peserta lain dan ditutupdengan solusi membangun ide bisnisdigitaliasi.
Pada Sabtu (15/6) kegiatan workshop kewirausahaan dilanjutkan, materi seputar foto dan video produk untuk marketing kali ini yang membawakan materi adalah Kang Muhammad Iqbal seorang trainer dari ImpTrax yang memiliki backround usaha studio foto produk di kota Jayapura dengan nama Alana studio Jayapura, sebagai pengantar beliau turut menyampaikan untuk kami mahasiswa agar membuka dan memperbaiki mindset usaha agar maksimal dalam berwirausaha. Kang Iqbal lewat pengalaman beliau di
industri jasa semacam ini sudah dimulai dari tahun 2010. Tutur beliau sebelum masuk dalam foto dan video produk, perlu diketahui tujuan, manfaat dan cara mengambil gambar/video dengan handphone yang kita miliki, pada akhirnya kami diminta untuk praktek dengan kamera handphone masing-masing.