RAKERNAS PUSPRESMA PTMA : UNIMUDA Sorong sebagai Perwakilan Indonesia Timur Pengurus Puspresma PTMA 👁️️ 764
(Bukittinggi, 20/01/2023) Kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyah (PTMA) yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (18-19 Januari 2023). Dihadiri Ketua Fosma PTMA Dr. Gatot Sugiharto, M.H., Ketua Puspresma PTMA Ir. Henik Sukorini, Ph.D., IPM., Rektor Dr. Riki Saputra, MA dan Wakil Rektor III Moch. Abdi, MM. Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, serta pengurus Puspresma PTMA Periode 2023-2024.
Selamat kepada pengurus baru Puspresma yang senantiasa membersamai dalam meningkatkan prestasi mahasiswa PTMA seluruh Indonesia, perubahan yang luar biasa, bahwa Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah selalu memberikan apresiasi kepada Puspresma atas kerja kerasnya untuk meningkatkan prestasi mahasiswa. Diharapkan ini akan merata di semua PTMA yang belum terlibat dan akan menjadi pemecut awal bagi PTMA utk seluruh wilayah di Indonesia. Program tahun ini dengan 3 Devisi: Akademik, Non Akademik, Rekognisi Nasional dan Internasional
Ketua Forum Silaturrahmi bidang Kemahasiswaan (Fosma) PTMA selalu mendukung program-program yang dirancang dan diselenggarakan teman-teman puspresma.
"Diawali dengan pantun: Manisnya isi buah mangga, ditambah olahan si pisang cokelat, selamat datang peserta rakernas puspresma semoga berkah dan bermanfaat. Kami para wakil rektor khususnya di bagian kemahasiswaan merasakan dampaknya, pembinaan yang selama ini kami lakukan secara mandiri/masing-masing kampus. Berkat puspresma kita bisa sama-sama melakukan dan mengikuti pembinaan yang diselenggarakan oleh puspresma dengan mengundang para narasumber yang itu tentu narasumber pilihan.”
Tugas kita yang lain adalah meningkatkan kepercayaan diri dari adik-adik mahasiswa PTMA, karena selama ini ketika akan berkompetisi yang diselenggarakan oleh Belmawa maupun secara mandiri, itu masih berpikir minder dengan universitas besar. Ini yang harus kita selalu motivasi kepada adik-adik mahasiswa agar mereka muncul percaya diri, semua memiliki potensi yang sama. Adanya pola pembinaan yang serius sehingga tidak perlu lagi khawatir perguruan tinggi swasta dengan perguruan tinggi besar yang lain. Kita mempunyai potensi yang sama, sekarang yang membedakan adalah mereka berani untuk tampil namun kita kadang masih ragu untuk tampil. Tetapi kalau kita ingin dan berani tampil, seperti Unimuda Sorong, UM Sampit, UM Bone, dan Universitas Muhammadiyah yang lain, dan banyak juga dari Universitas Muhammadiyah meraih prestasi. Besar harapan kita semua, melalui puspresma dapat meningkatkan motivasi untuk lebih percaya diri ketika bersaing di level apapun. Harapan juga dari UM Malang, UM Yogyakarta, UM Surakarta, Universitas Ahmad Dahlan, dan yang lain yang dianggap PTMA yang senior dapat memotivasi PTMA yang masih kita perlu bantu secara bersama-sama. Karena prestasi Muhammadiyah itu adalah tanggung jawab kita bersama.
Kagiatan rakernas dibuka oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat menyampaikan bahwa
"Rakernas ini memperkokoh silaturrahim, apalagi kita mendorong, berprestasi dan maju bersama-sama yang tentu akan banyak berbagi pengalaman-pengalaman PTMA terutama dalam akselerasi bahwasanya kita semua sebagai PTMA percaya diri itu betul-betul harus dijaga, bahwa secara kulitasnya PTMA itu juga mampu bersaing dari Perguruan Tinggi Negeri lainnya. Ini tidak terlepas dari Fosma dan Puspresma, dalam rangka memperkuat itu. Diakhiri dengan pantun: Bukittinggi kota wisatawan, duduk rapi indah aman dan nyaman, kepada bapak/ibu kami ucapkan, bahwa kehadirannya selalu kami rindukan."
Dari Unimuda Sorong diwakilkan oleh Aldila Mawanti Athirah, M.Si., Kepala Lembaga Kemahasiswaan dan Alumni. Tentu Unimuda Sorong sangat berbahagia mengikuti Rakernas Puspresma dan menjadi pengurus Puspresma PTMA periode 2023-2024.
"Bahwasanya kegiatan ini sebagai ajang silaturrahim yang sesuai ajaran agama kita yaitu memperkuat, memperkokoh, dan memperbanyak referensi-referensi kita terhadap pembinaan mahasiswa. Soal prestasi-prestasi baik akademik maupun non akademik kemahasiswaan tidak hanya terpusat atau didominasi oleh PTMA yang sudah besar namun kami juga di Kawasan Indonesia Timur dapat berkembang, maju, dan berprestasi bersama."