PPK Ormawa HUMMAN UNIMUDA Sorong memperkenalkan Strategy Macepreneur di Desa Kuruwato 👁️️ 251

By Operator Website Sabtu, 06 Juli 2024 | 15:15 pm Berita

PPK Ormawa HUMMAN UNIMUDA Sorong memperkenalkan Strategy Macepreneur di Desa Kuruwato

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) merupakan program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi,  Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. 

PPK ORMAWA HUMMAN Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong, berinisiatif untuk melaksanakan pemberian informasi dan edukasi melalui sosialisasi program kerja PPK Ormawa Humman dengan judul Strategy Macepreneur: Optimalisasi Kerajinan Masyarakat Papua berbasis Marketing, Administrative, Catalyst dan Education Enterpreneur sebagai Produk Unggulan di Desa Kuruwato dilaksanakan pada (06/07/2023).

Selain PPK Ormawa HUMMAN  UNIMUDA Sorong dan Dosen Pendamping (Perwakilan LEMAWA), sosialisasi ini dihadiri oleh Perangkat Desa, Perwakilan Pemuda, Ormawa HUMMAN dan Perwakilan Himpunan Mahasiswa di lingkup Fakultas Ekonomi Bisnis dan Humaniora UNIMUDA Sorong. Sebanyak 43 Peserta dari Desa Kuruwato siap dibentuk dan diberikan pengantar dan penguatan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang akan dibentuk menjadi dua kelompok usaha. Pembentukan kelompok usaha ini merupakan salah satu indikator keberhasilan dengan terbentuknya dua kelompok usaha.

Hamzah Endoba, S.Pd., selaku perwakilan Desa Kuruwato sekaligus sekertaris Desa menyampaikan “Terima Kasih kepada UNIMUDA Sorong telah memilih kampung Kuruwato untuk mengatasi masalah perekenomian dan usaha Masyarakat desa, terima kasi hade-ade mahasiswa su berjuang untuk berkompetisi di nasional sampai akhirnya lolos program ini. Jujur ini adalah kegiatan pertama dari UNIMUDA Sorong melaksanakan program disini, kami berharap setelah program ini masih ada lagi program yang lainnya dengan melibatkan masyarakat sini”.

Rangkaian pembukaan dilanjutkan penyampaian materi sosialisasi yang menjelaskan tentang Gambaran Umum PPK Ormawa dan Program Kerja, serta Paparan strategy macepreneur tentang marketing, administrative, catalyst, dan education enterpreneur. Hal ini dijelaskan, didasari dan sejalan dengan permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Kuruwato.

Tujuan dari sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pengaruh peningkatan kewirausahaan untuk pendapatan dan kesejahteraan; memberikan inspirasi dalam berwirausaha untuk pengembangan sebuah produk; melakukan pendampingan administrative yang jelas dalam berwirausaha; membantu secara penuh terkait edukasi dalam berwirausaha serta melibatkan BUMDES dan membentuk kelompok usaha di Desa Kuruwato. Sosialisasi ini mendapatkan antusias dari masyarakat Desa Kuruwato yang sangat baik, hal ini dapat dilihat dari cara masyarakat memberi sambutan dan ketika masyarakat ikut aktif dalam sesi tanya jawab dan diskusi pada penyampaian materi serta antusias dengan program-program yang akan diberikan. 

Perwakilan masyarakat memberikan pertanyaan mengenai “bagaimana cara pemasaran itu berlangsung karena salah satu kendala masyarakat yaitu kurangnya sarana/parasana dalam memasarkan produknya dan penjualan menggunakan system pesan (Delivery Order)". Dalam program ini, pengimplementasian praktik penjualan produk dapat dilakukan secara online maupun offline melalui marketplace dan social media  serta membangun, membantu dan bekerja sama juga kolaborasi ke beberapa distributor Outlet Kerajnan Khas Papua di Sorong, Papua Barat Daya.

Program Strategy Macepreneur (Marketing, Administrative, Catalyst dan Education Entrepreneur) berkaitan tentang pengelolaan dan penerapan strategi Marketing dengan memperkenalkan produk agar diketahui oleh masyarakat; Administrative yang dapat membantu untuk mendapatkan legalitas dan keabsahaan wirausaha dan memberikan penjelasan pelaporan keuangan; Katalisasi dalam wirausaha yaitu bentuk kewirausahaan yang dapat mempercepat laju pertumbuhan wirausaha baru; dan terakhir edukasi dalam kewirausahaan adalah program pelatihan pengenalan konsep-konsep dasar entrerpreneurship yang dilengkapi berbagai strategi wirausahayang bergantung pada sifat produk dan segmen serta target pasar yang telah mereka pilih dan tepat sasaran untuk dilayani.

Kegiatan terkahir dilanjutkan dengan Forum Disscussion Group dengan beberapa pelaku usaha yang telah menjalankan usaha untuk memetakan dan menentukan kebetuhan pelatihan dalam pembuatan produk termasuk dengan Perangkat Desa serta memberikan kepastian dan kesanggupan dalam pembentukan kelompok usaha di Desa Kuruwato. Kegiatan ditutup dengan foto bersama dengan seluruh masyarakat.

By Operator Website Sabtu, 06 Juli 2024 | 15:15 pm

Artikel Terbaru