PPK ORMAWA HIMAFAR MEMPERKENALKAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) DI KAMPUNG JEFLIO 👁️️ 838

By Operator Website Sabtu, 29 Juli 2023 | 08:57 am Kegiatan

PPK ORMAWA HIMAFAR MEMPERKENALKAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) DI KAMPUNG JEFLIO

Masih dalam rangkaian pelaksanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Farmasi (HIMAFAR) Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong memperkenalkan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Dalam Sosialisasi PPK Ormawa Himafar pada sabtu, 29 Juli 2023 bertempat di Balai Pertemuan Kampung Jeflio, Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong dengan mengusung tema "Pembudidayaan Greenland  Toga untuk meningkatkan Sustainable Development Goals (SDGs) kehidupan sehat dan sejahtera". Tanaman obat keluarga (TOGA) adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Taman obat keluarga pada hakekatnya adalah sebidang tanah, baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan. Melalui program Greenland (TOGA) sebagai upaya untuk memanfaatkan lahan kosong guna melestarikan tanaman obat yang ada di sekitar Kampung Jeflio. Greenland (TOGA) adalah pengelolaan sekaligus pemanfaatan lahan yang dapat meningkatkan dan memberikan manfaat bagi kesehatan guna memenuhi kebutuhan fasilitas kesehatan dalam hal obat-obat tradisional dan tetap berkelanjutan. 

Dalam kegiatan sosialisasi PPK Ormawa Himafar turut hadir Kepala Distrik/Perwakilan Distrik Mayamuk, Kepala Kampung Jeflio, Tim PKK Kampung Jeflio, Karang Taruna atau Pemuda Kampung Jeflio, Dekan Fakultas Sains Terapan, Perwakilan Lembaga Kemahasiswaan dan Alumni, serta Dosen UNIMDA Sorong. Dalam sambutannya Dzaky Wirawan Adha selaku Ketua Tim Pelaksana dari PPK Ormawa Himafar bahwa "dari program ini menjadikan kampung Jeflio sebagai kampung yang mandiri untuk memperoleh kesehatan yang berkelanjutan dan mengetahui tujuan, jenis-jenis. dan manfaat toga yang berada di lingkungan kampung Jeflio".  Pada dasarnya ini adalah bagian dari salah satu solusi atau upaya untuk pemanfaatan lahan dan pengolahan kearifan lokal oleh masyarakat Kampung Jeflio yang dapat meningkatkan potensi kesehatan masyarakat dalam pemanfaatan toga. Selanjutnya dalam penyampaian berikutnya dari perwakilan Lembaga Kemahasiswaan dan Alumni UNIMUDA Sorong oleh Hardiman F. Sanaba, M.M., menyampaikan bahwa "PPK Ormawa ini merupakan program dari Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan melalui Ditjen Dikti,  yang mana Program ini merupakan program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat khususnya program-program ini akan mendapatkan keuntungan yaitu terciptanya kolaborasi, jadi harapan saya teman-teman PPK Ormawa Himafar harus bersinergi dan selaras dengan baik terhadap Dosen Pendamping maupun karang taruna dan masyrakat untuk kelancaran Program ini di Kampung Jeflio”. 

Masih dalam penyampaian-penyampaian, Dekan Fakultas Sains Terapan, Siti Hadija Samual., M.Si., memaparkan bahwa semoga program-program yang teman-teman laksanakan kurang lebih 4-5 Bulan kedepan berjalan dengan baik tanpa ada kendala apapun. Selain itu ingat bahwa dari program ini tujuannya untuk masyarakat, memberikan manfaat, memberikan edukasi, dan lainnya yang pada dasarnya dapat menguntungkan dan menjaid program yang berkalnjutan di kampung Jeflio ini. Selanjutnya penyampaian Oleh Kepala kampung Jefilo menyampaikan bahwa "saya sebagai Kepala Kampung Jeflio mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih pada adik-adik Himafar sudah memilih kampung Jeflio untuk melaksanakan program ini, selain itu saya berharap program ini bukan saja untuk kepentingan adik-adik mahasiswa tapi ini  juga kepentingan dari kita semua untuk mengelola tanaman obat ini yang dikira hanya bisa buat sayur dan bahkan dikira tumbuhan liar yang tidak ada manfaatnya tapi ternyata memiliki manfaat baik dan luar biasa. Mari sama-sama bekerja sama dengan adik-adik dengan baik, ikuti dengan baik yang diberikan oleh adik-adik mahasiswa". Berkenaan dengan kegiatan ini juga melalui Dosen Pendamping PPK Ormawa Himafar Ratih Arum Astuti, M.Farm., memaparkan bahwa "bapak/ibu semoga kita bisa berkolaborasi dan bekerja sama dengan baik bukan saja buat kami tapi sebenanrnya manfaat ini juga buat bapak/ibu semua yang hadir pada kesempatan kali ini, selain itu saya mewakili mahasiswa juga berteirma kasih banyak kami sudah diterima dengan baik di Kampung Jeflio". 

Mengakhiri penyampaian-penyampaian dalam sosialisasi ini, melalui perwakilan dari Kepala Distrik Mayamuk yang diwakilkan oleh Bapak Yunus Malakabu, S.E., yang menyampaikan bahwa "Bapak/Ibu yang ada di kampung Jeflio perlu memanfaatkan kesempatan ini dalam pengelolaan lahan dan menjadikan lokasi tanaman obat yang ada dikampung sini, semoga melalui program dari adik-adik mahasiswa kampung Jeflio bisa jadi kampung percontohan kampung toga di kabupaten Sorong. Harus sama-sama untuk saling bahu membahu, saling berkolaborasi dan bekerja sama untuk menjalankan program ini." Kegiatan Sosialisasi ini semakin menarik dan berlanjut dengan kegiatan-kegiatan pemaparan materi yang berkaitan dengan pencapaian Sustainable Development Goals. Hal ini dimaksudkan dengan adanya toga dalam mencapai Sustainable Development Goals ini yaitu (1) dapat meningkatkan wawasan masyarakat tentang konservasi, budidaya dan pemanfaatan tumbuhan obat; (2) Dapat melakukan pemetaan potensi tumbuhan obat yang ada di hutan sekitar; (3) Dapat membuat arboretum sebagai tempat budidaya sekaligus sebagai upaya konservasi tumbuhan obat yang ada di hutan sekitar Kampung Jeflio; (4) Dapat diperoleh produk pemanfaatan tumbuhan obat sebagai pengembangan kegiatan usaha masyarakat Kampung Jeflio serta menambah mitra dalam berbagai kelembagaan dengan masyarakat Kampung Jeflio.

Kegiatan semakin menarik dengan pemaparan materi sendiri yang dibawakan langsung oleh tim pelaksana PPK Ormawa Himafar diantaranya yaitu Desain Pembuatan Kebun Toga, Pelatihan Pembuatan Produk dan Pengokelsian Bibit Toga. Desain pembuat kebun toga mengenai rancangan kebun toga dalam memanfaatkan lahan dan kebun yang di jadikan sebagai lahan Toga. Selain itu, untuk pengoklesian bibit toga meliputi jeruk nipis, daun gatal, lidah buaya, gambas, jeruk nipis, daun sirih, kumis kucing, seledri, temu lawas, lengkuas, salam dan lain-lain. Selanjutnya pelatihan pembuatan produk, yang harapanya dapat mengelola dari hasil kebun meliputi jamu jahe, jamu kunyit, spons gambas, seledri dan cincau serta masker kelor. Sehingga dari pemparan-pemaparan meteri ini dapat menumbuhkan manfaat-manfaat yang berguna secara teori dan praktik kepada seuruh masyarakat di Kampung Jeflio.

Dalam pelaksanaan akhir kegiatan Sosialisasi PPK Ormawa Himafar tentunya semoga ada feedback yang baik dari seluruh masyarakat baik Kepala Kampung, Karang Taruna dan Ibu PKK Kampung Jeflio secara bersama-sama dan kolaborasi dalam mewujudkan dan melaksnakan program ini dengan baik. Harapnnya bukan dalam pelaksanaan program melainkan melalui program ini akan berkelanjutan serta menghasilkan manfaat-manfaat lain yang diteirma antara mahasiswa, dosen pendamping dan masyarakat di Kampung Jeflio. Kemudian kegiatan di akhiri dengan sesi foto bersama dengan masyarakat, dosen, masyarakat dan mahasiswa. 

By Operator Website Sabtu, 29 Juli 2023 | 08:57 am

Artikel Terbaru