DEREKTORAT JENDRAL PENDIDIKAN TINGGI, RISET DAN TEKNOLOGI MELAKSANAKAN WORKSHOP PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA (PKM) TAHUN 2023 DI TIGA TITIK WILAYAH INDONESIA BAGIAN BARAT, TENGAH DAN TIMUR. 👁️️ 378

By Operator Website Jumat, 17 Februari 2023 | 20:34 pm Berita

DEREKTORAT JENDRAL PENDIDIKAN TINGGI, RISET DAN TEKNOLOGI MELAKSANAKAN WORKSHOP PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA (PKM) TAHUN 2023 DI TIGA TITIK WILAYAH INDONESIA BAGIAN BARAT, TENGAH DAN TIMUR.

Sorong – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi menyelenggarakan  melalui Direktorat Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi melaksanakan Workshop Program Kreativias Mahasiswa (PKM) Tahun 2023 di  tiga titik wilayah Indonesia diantaranya : Wilayah Barat di Universitas Syiah Kualah (Aceh), Wilayah Tengah di Universitas Sam Ratulangi (Sulawesi Utara) dan Universitas Muhammadiyah Sorong (Papua Barat Daya). Workshop ini di selenggarakan secara serentak yakni pada hari Jum’at, 17 Feberuari 2023 dengan mengangkat tema “Workshop Pembinaan dan Penyusunan Proposal Program Kreativitas Mahasiswa Tahun 2023".

Kegiatan ini menjadi salah satu kegiatan yang penting mengingat bahwa prestasi mahasiswa perlu ditingkatkan tahun ini melalui PKM tahun 2023. Sementara itu, kegiatan ini diwakilkan oleh Hardiman F. Sanaba., M.M sebagai Kepala Bidang Minat dan Bakat Lembaga Kemahasiswaan dan Alumni sekaligus dipercayakan sebagai Person In Charge (PIC) PKM UNIMUDA Sorong  tahun 2023. Kemudian, ada perwakilan mahasiswa yang diwakili oleh Siti Halijah Sabollah dari Program Studi Teknik Kimia serta ada juga perwakilan Dosen dan Mahasiswa dari berbagai Universitas yang berada di Wilayah Indonesia Timur.

Workshop ini bagi dalam tiga  untuk tiga topik yang menjadi fokus utama diantaranya: sesi pertama tentang “Penekanan PKM 2023”, sesi kedua tentang “Penggalian Ide PKM” dan sesi terakhir tentang “Teknis penyusunan Proposal, Tahapan, Kebijakan PKM 2023 serta Sistem IT Simbelmawa”. Yang mana topik-topik tersebut dibawakan langsung oleh Narasumber yang berpengalaman dalam bidangnya masing-masing. Narasumber tersebut adalah Suherman., M.Sc., Ph.D, Dr. apt. Lutfi Chabib., M.Sc dan M. Fathoni., M.T.

Suherman., M.Sc., Ph.D merupakan salah satu Dosen di Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta. Beliau merupakan lulusan S1 di UGM, S2 di Technical University Braunshweig Jerman, dan S3 di Hokkaido University Jepang. Dalam materinya tentang Penekanan PKM 2023 terdapat beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam PKM 2023 yaitu: Setiap Dosen Pendamping harus mengenal  bidang PKM yang diangkat oleh mahasiswanya, PKM harus memiliki kebaharuan (novelty), memliki urgensi yang kuat dengan melihat nilai manfaat dan tujuan, serta memiliki isu atau fenomena di masyarakat tentunya perlu menyertakan solusi yang jelas. Kemudian, mahasiswa dan Dosen Pendamping harus mengerti dan paham tentang sistematika penulisan proposal berdasarkan 10 Bidang/Skema PKM. Terakhir, ditekankan terkait dengan kepatuhan format penulisan, beliau mengatakan bahwa “Mahasiswa dan Dosen Pendamping harus patuh pada format penulisan, karena jika patuh maka sudah menggenggam 70%  keberhasilan dan masih banyak juga yang tidak patuh akan format tersebut dan bahkan ada juga yang salah format, sehingga kenali lagi pedoman PKM masing-maisng skema”. 

Selanjutnya, materi dibawakan oleh Dr. apt. Lutfi Chabib., M.Sc dalam sesi kedua tentang Penggalian Ide PKM. Beliau adalah salah satu Dosen Farmasi di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta yang juga merupakan lulusan S1 dan Profesi Apoteker dari UII, S2 dan S3 lulusan dari Universitas Gajah Mada. Dalam materinya terdapat point penting yaitu: key word dari PKM sendiri terkait dengan bagaimana judul dari setiap PKM memiliki Critical Thingking (berpikir secara kritis), setiap judul PKM harus direalisasikan dan dilaksanakan dengan serius, serta dengan tegas memberikan Strategi Ide PKM yang menarik. Strategi pegumpulan ide terdiri atas penyusunan ide PKM memiliki croctivating (dapat memberikan sesuatu yang bisa dikembangkan), invention (dapat memberikan sesuatu yang baru) dan innovation (dapat memberikan sesuatu yang diinovasi). Perlu diketauhi bahwa inovasi tidak selamanya harus dengan konsep baru namun bisa juga mengakat ide-ide sebelumnya. Selanjutnya terkait dengan proses pengumpulan ide PKM dapat dilakukan dengan FGD (Forum  Group Disscuss), Brainstorming, Survey dan Observation. Terakhir, terkait dengan Teknik pengumpulan ide PKM mencakup perhatikan dan amati segala sesuatu yang ada disekitar kita  dan evaluasi ide PKM berkaitan dengan bagaimana ide dipilih berdasarkan kemampuan dan kesiapan tim.

Sesi ketiga ini merupakan sesi terakhir yang disampaikan langsung oleh operator Simbelmawa tentang  Teknis penyusunan Proposal, Tahapan, Kebijakan PKM 2023 serta Sistem IT Simbelmawa oleh M. Fathoni., M.T. Dalam materinya ditekankan terkait dengan alur dan sistem IT Simbelmawa yang diharapkan seluruh operator dan Dosen pendamping serta Pimpinan PT juga mengerti terkait dengan PKM 2023, pastinya perlu memahami dengan baik panduan operator mulai dari upload berita acara, membuat akun Mahasiswa, akun Dosen pendamping, pembagian kluster Universitas, sinkronisasi Data Mahasiswa dan Dosen di PDDIKTI, sinkronisasi data Program Studi, kapasitas file-file atau proposal harus dikompres jika skalanya besar, sampai terakhir terkait dengan validasi proposal oleh Pimpinan Perguruan Tinggi.

Antusias para peserta Workshop semakin terlihat dengan banyaknya para peserta yang bertanya dalam sesi diskusi sekaligus Coaching Clinic judul dan proposal PKM 2023. Kegiatan ditutup dengan meriah sebagai prestisus kepada pemateri dengan berfoto Bersama. Tim Belmawa memiliki harapan kepada seluruh peserta yang hadir agar turut aktif dan berpartisipasi dalam PKM 2023 terutama Universitas-universitas yang berada di Indonesia Timur. 

By Operator Website Jumat, 17 Februari 2023 | 20:34 pm

Artikel Terbaru